Sesulit itukah?

Hai.

Sulit ya. Menemukan seseorang yang ingin memperjuangkan kita.

Sesulit itukah?

Mengapa orang lain nampaknya mudah saja? Apa yang harus diriku tambah agar aku pun diperjuangkan?

Daya apa yang harus aku punya? Agar datang seseorang yang mempercayakan dirinya untuk memperjuangkan ku dan aku memperjuangkannya?

Apa aku ini terlalu mandiri untuk kalian?
Aku tak seperti tampak luar ku. Besar, kokoh dan bisa tanpa siapapun.

Aku lemah. Sama seperti perempuan yang lain. Menjadi malu pada pria yang kusuka.

Aku yang Tak Mampu

Hai.

Ini aku. Jadi sosok pendengarmu. Tanpa arah matamu yang memandangku.

Ini aku. Yang rela jadi penasihatmu. Tanpa apapun.

Aku yang hanya mampu mendengar, menimpali keluh kesahmu. Aku yang hanya mampu menjadi jembatan. Menahan beban hatimu, terlebih beban hatiku sendiri.

Aku yang memaksakan adanya senyuman diwajahku, saat kamu bercerita tentangnya. Yang berusaha ikut gembira saat matamu berbinar membicarakannya.

Inilah aku. Yang tak mampu membuatmu melirik, bahkan hanya untuk sebentar saja. Aku yang tak mampu menggoyahkan hatimu yang terpaut dengannya.