Ekspektasi

Hai.

Salahkah kita, manusia memiliki ekspektasi? Sebuah harapan?

Jelekkah jika saya, wanita mempunyai harapan?

Memang saya dihadapkan pada realita. Realita yang kadang terlalu pahit. Kemudian menimbulkan ekspektasi. Memang harapan, jika terlalu tinggi, maka akan jatuh kita.

Namun kadang, ekspektasi dapat membuat orang membuka dirinya. Mengeluarkan apa yang menjadi jati diri mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s