Senja
terbenam. Indah ya. Sama halnya denganmu. Yang begitu indah, namun tak
tergapai. Kita ini hanya bagian kecil dari rencana Tuhan. Aku dipertemukan
kamu, tapi kamu mungkin merasa tidak pernah dipertemukan dengan aku. Langkah
kaki kita berjalan ke jalur masing-masing yang telah disiapkan Tuhan. Aku
dengan takdirku dan kamu dengan takdirmu. Tak ada yang salah pada alurku saat
dipertemukan olehmu. Sosok yang hanya aku kagumi dari jauh. Sosok yang merenda
banyak memori dipikiranku. Sosok yang membuatku penasaran. Kapan saatnya aku
dihadapkan padamu. Setidaknya untuk mendesak sisi beraniku. Paling tidak untuk
menyapa. Karena arus waktu yang deras, bukannya membuatku berani atau membuatku
mampu berhadapan denganmu. Waktu itu hanya menempaku untuk berjuang mencarimu.
Berusaha mengikis rasa yang ada, namun malah semakin kuat. Pertemuan yang
akhirnya ada, hanya membuatku sadar. Aku dan kamu hanya ada untuk menjalin
persahabatan. Sebagai dua sosok manusia yang ada di dunia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s