Jodoh?

Iya. 5 huruf yang bisa bikin muda mudi galau. 5 huruf yang bisa bikin ketar ketir mereka yang sudah siap umur, namun belum juga bertemu dengan si 5 huruf itu.

Saya? Saat menulis ini, saya belum bertemu dengan 5 huruf tersebut. Jodoh.

Pada budaya kita, atau mungkin beberapa budaya lain, jodoh, dikatakan sudah ditemukan saat wanita atau pria menikahi pasangannya. Namun, apa sesimple itu? Ada yang menjawab iya, ada yang menjawab tidak. Mereka yang merasa sudah menemukan jodohnya akan setuju dengan kalimat “iya, menikah itu adalah pertemuan jodoh”. Namun, bagi yang masih sendiri pasti akan habis-habisan menolak itu. Apalagi mereka yang dulu pernah menikah, namun gagal.

Menurut saya, jodoh itu benar-benar rahasia Tuhan. Kita jangan mendahului kuasa-Nya. Penemuan jodoh butuh proses. Penyatuan hati, pikiran, visi, misi serta harapan, bukan perkara mudah. Kita, yang sedari kecil bersama orang tua, tetiba harus ikhlas untuk sedikit mengalah demi pasangan yang kita pilih. Menata hidup dari awal, bersama seseorang, yang kita rasa jodoh kita.

Jodoh benar-benar rahasia-Nya. Yang sudah menemukan, bergembiralah. Belajar saling mengerti satu sama lain. Karena jodohmu, yang akan menemani kita nantinya. Bagi yang belum, teruslah berusaha. Sembari memperbaiki diri, agar saat bertemu jodohnya, kalian pantas satu sama lain 🙂

^wap

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s